Roma Diminta Lakukan Tugas Mustahil Lawan Real Madrid

Menyimak hasil laga pertama dimana mereka kalah 0-2 di kandang sendiri, maka Roma harus bisa menang 0-3 di Bernabeu untuk bisa lolos. Untuk itu, tak heran jika pelatih Luciano Spalletti meminta anak asuhnya untuk bisa mewujudkan hal yang nyaris mustahil itu.
Bukan perkara mudah menang dengan skor setelak itu di Bernabeu kecuali Roma adalah Barcelona, tim yang bisa menang 0-4 di markas Madrid musim ini. Namun Spalletti merasa yakin bahwa pasukannya bisa melakukan kejutan disana terlepas dari nanti mereka lolos atau tidak ke babak selanjutnya.
Saya meminta tim saya untuk melakukan hal yang tidak mungkin karena ketika melihat mereka berlatih, saya punya kesempatan untuk melakukan permintaan tersebut. Kami tidak boleh kalah secara mental di laga nanti. Jika ada satu pemain saya yang berpikiran kami akan kalah, maka ia tidak akan saya izinkan untuk sekedar ikut berlatih, jelas Spalletti.
Hasil laga pertama sangat kejam bagi kami jika melihat bagaimana kami bermain. Kami tidak mendapat cukup keberuntungan dari momen individual. Esok kami harus tahu kapan saatnya menyerang atau menahan bola. Kami harus merasa sangat yakin ketika mengambil inisiatif.
Butuh banyak gol, Spalletti membuka kemungkinan untuk memainkan Edin Dzeko sejak menit pertama. Striker Bosnia itu hanya jadi cadangan di laga pertama dan jika nanti benar ia main sejak awal, Roma jelas akan bermain sangat ofensif karena rasanya tak mungkin Spalletti membongkar trisula mautnya seperti Mohamed Salah, Stephan El Shaarawy, dan Diego Perotti.
Edin punya karakteristik yang berbeda dari sejumlah taktik berbeda yang saya mainkan akhir-akhir ini. Jika memikirkan laga nanti dan keuntungan yang dimiliki Real Madrid, Edin punya kesempatan untuk main dan membantu kami dalam situasi seperti ini.

cn-liqing.com sbobet 168 Sumber: Sidomi