Belum Diumumkan Status Hukumnya, Pejabat Bakamla Telah Ditahan KPK

Jakarta – Deputi Informasi Hukum dan Kerjasama sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Utama (Sestama Bakamla), Eko Susilo Hadi rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (15/12) siang. Eko diperiksa usai ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (14/12). Eko yang keluar ruang pemeriksaan sekitar pukul 12.30 WIB terlihat telah mengenakan rompi tahanan berwarna oranye. Namun, Eko tak berkomentar apapun mengenai kasus yang menjeratnya. Eko pun bergegas masuk mobil tahanan yang membawanya ke rumah tahanan. Hingga saat ini, KPK belum mengumumkan secara resmi status hukum Eko, termasuk kasus yang membuatnya ditangkap dan ditahan. Belum diketahui juga rumah tahanan yang akan dihuni Eko. Ketua KPK, Agus Rahardjo sebelumnya berjanji akan memberikan keterangan resmi sebelum pukul 11.00 WIB. “Tungu konpers besok pagi, sebelum jam 11.00 WIB,” kata Agus saat dikonfirmasi, Rabu (14/12) malam. Diketahui, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu (14/12) siang, Tim Satgas KPK menangkap ES bersama tiga orang lainnya berinisial SH, MA, dan D. Keempat orang ini ditangkap Tim Satgas KPK di dua lokasi di Jakarta lantaran diduga melakukan tindak pidana korupsi berupa suap terkait proyek di Bakamla. Saat ini, Bakamla sedang memproses proyek pengadaan Backbone Coastarina Suveillance Sistem yang terintegerasi dengan BIS, Proyek Longrange Camera Plus Tower, dan Monitoring Satelit Bakamla. Ketiga proyek itu menelan anggaran hingga Rp 400 miliar. Fana Suparman/FMB Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu