Milla Bicara soal Kekurangan Sepakbola Indonesia

Dua bulan sudah Luis Milla menjadi pelatih Timnas Indonesia. Dalam kurun waktu itu, Milla sudah melihat apa saja yang kurang dari sepakbola Tanah Air.Milla ditunjuk sebagai pelatih timnas untuk level junior dan senior. Debut Milla sudah dilakoni saat menghadapi Myanmar di mana Indonesia yang diperkuat pemain U-22 takluk dengan skor 1-3.Hasil itu memang belum menunjukkan kualitas tim yang ditangani Milla mengingat dia baru menangani tim dalam waktu singkat. Tapi selama dua bulan berada di Indonesia, Milla sudah melihat apa-apa saja yang kurang dari sepakbola Indonesia.”Menurut saya yang kurang adalah struktur kompetisinya. Itu sangat penting karena anak-anak muda bisa belajar sepakbola dari sejak dini, sekitar umur 5-12 tahun. Anak-anak itu gampang dibentuk,” ujar Milla dalam acara ‘A Night with Manager’ di Hotel Yasmin, Karawaci, Tangerang, Jumat (31/3/2017) malam WIB.”Harus juga ada sekolah kepelatihan yang bagus sehingga bisa mencetak banyak pelatih bagus,” sambungnya.Menurut Milla itu semua bisa dibentuk jika ada kemauan sungguh-sungguh dari federasi dalam hal ini PSSI untuk bisa merancang “resep” terbaik agar nantinya bisa digunakan untuk pengembangan sepakbola usia dini.Selain tentunya tidak melupakan infrastruktur berupa stadion dan pusat pelatihan yang dianggap masih sangat minim di Indonesia.”Kemauan federasi sepakbola kita untuk berbenah agar lebih baik. Sepakbola Indonesia itu bagus dan jika semua itu mampu dijalankan maka tinggal tunggu waktu Indonesia bangkit,” papar Milla.”Selain itu lapangan yang bagus juga harus tersedia agar sepakbola bisa lebih baik. Membentuk pemain-pemain berkualitas juga harus didukung hal-hal seperti itu,” tutupnya.(mrp/rin)

cn-liqing.com game judi online Sumber: Sport Detik