Marcus Rashford Makin Tangguh Berkat Permainan Keras Liga Inggris

Namun diakui sendiri oleh sang pemain, ia kini tumbuh menjadi seorang pemain yang lebih tangguh berkat kerasnya permainan di Premier League yang tentunya jauh berbeda dibandingkan dengan di kompetisi U18 yang sebelumnya ia mainkan.
Pertandingan melawan Midtjylland di Europa League musim lalu menjadi titik kemunculan pemain belia ini. Dalam debutnya bersama tim utama, Rashford langsung mencetak dua gol dan diteruskan dengan dua gol lagi pada beberapa hari kemudian kala United mengalahkan Arsenal. Semakin lama, performanya menjadi semakin menggila hingga akhirnya ia masuk skuad Timnas Inggris di Euro 2016 asuhan Roy Hodgson.
Diakui Rashford, ia harus bisa bertahan dalam kerasnya permainan di Premier League untuk bisa menjadi seperti sekarang ini. Beberapa kali pemain satu ini memang sering dilanggar oleh lawan namun ia tentu saja sama sekali tidak bisa merengek meminta perlindungan karena permainan keras sendiri sudah identik dengan Premier League.
Tentunya ada perbedaan ketika kamu bermain di kompetisi U18 dan Premier League. Tapi kamu tidak akan menjalani pertandingan sepakbola tanpa mendapatkan terjangan dari lawan. Itu semua pada akhirnya malah akan membuatmu menjadi pemain yang lebih tangguh lagi, kata Rashford.
Ketika kamu mendapatkan tekel pertama, maka itu seperti sinyal untuk membuatmu terbangun. Kamu tahu bahwa di Premier League adalah pertarungan para pria dan tidak seperti di U18. Disini kamu akan mendapatkan perlawanan yang lebih keras tapi itu akan membantumu menjadi lebih baik lagi.
Masih berusia 18 tahun, Rashford tentunya menjadi masa depan United nantinya. Maka, para manajer United dan Timnas Inggris sekarang dan berikutnya harus mengucapkan rasa terima kasih pada sosok Louis van Gaal yang dengan berani menurunkan Rashford melawan Midtjylland pada Februari lalu.

cn-liqing.com game judi online Sumber: Sidomi