Liverpool Dihantui Momen Buruk di Europa League 2010

Mau tak mau, pasukan Jurgen Klopp harus bisa meraih kemenangan di pertandingan kedua nanti dan sayangnya mereka terbentur dengan kenangan buruk pada 2009-2010 lalu dimana mereka disingkirkan oleh Atletico Madrid.
Saat itu di partai semifinal Europa League, Liverpool harus memainkan laga tandang terlebih dahulu di markas Atletico dan hasilnya, tuan rumah menang 1-0 berkat gol Diego Forlan. Kemudian di Anfield, gol Alberto Aquilani menyamakan agregat menjadi 1-1 selama 90 menit dan laga harus dilanjutkan di babak perpanjangan waktu. Dan disana, Yossi Benayoun membawa Liverpool unggul namun pada akhirnya Liverpool harus merana karena Forlan bisa memperkecil skor.
Agregat 2-2 saat itu jelas tak cukup bagi Liverpool untuk ke final karena mereka kalah gol tandang. Situasi yang sama bisa saja terjadi di Anfield nanti karena Villarreal juga bukan lawan yang sembarangan. Namun Klopp memastikan bahwa pertandingan kedua nanti akan berjalan berbeda bagi pasukannya.
Ya, tentu saja saya tidak senang harus kebobolan di menit akhir. Mendapatkan serangan balik di menit 92 adalah hal yang tidak masuk akal tapi untungnya ini masih pertandingan pertama. Tidak akan ada masalah mendapatkan serangan balik jika kami punya banyak pemain di daerah pertahanan. Mereka hanya melambungkan bola melewati Kolo (Toure) dan saya tidak tahu dimana Alberto (Moreno) berada, jelas Klopp.
Skor masih 1-0 dan mereka akan bertandang ke Anfield yang mana kita semua tahu bahwa kami bisa bermain bagus disana. Masih ada 90 menit yang akan dimainkan dan akan menjadi pertandingan yang berbeda nantinya.
Liverpool sendiri juga punya pengalaman bagus sebelumnya ketika berjumpa Borussia Dortmund, tepatnya di fase perempat final kemarin. Semua pasti juga masih ingat betapa heroiknya penampilan pasukan Klopp ketika memenangi laga dengan agregat skor 5-4 tersebut.

cn-liqing.com Dapatkan bola bet terbesar dengan hadiah terbaik Sumber: Sidomi