Dipermalukan Leicester, Liverpool diklaim tak akan bisa finis empat besar

Salah satu legenda Liverpool Steve Nicol mengatakan bahwa skuat Jurgen Klopp tak akan bisa finis di zona empat besar EPL di akhir musim ini usai menampilkan permainan yang payah di kandang Leicester City.Liverpool bertandang ke King Power Stadium di matchday 26 Premier League, Selasa (28/02), untuk menghadapi Leicester yang baru saja memecat manajernya, Claudio Ranieri. Alih-alih melanjutkan kemenangan saat lawan Tottenham tiga pekan sebelumnya mereka justru dipermalukan dengan skor 3-1.Jamie Vardy mencetak dua gol dan ditambah satu gol apik Danny Drinkwater. Sementara Liverpool cuma bisa membalas melalui sepakan Philippe Coutinho.Kekalahan itu membuat Liverpool terpaku di posisi lima klasemen EPL. Mereka mengoleksi 49 poin dari 26 laga dan bisa digusur oleh Manchester United yang masih belum bermain.Menurut Nicol, sebagai akibat dari kekalahan tersebut Liverpool sebaiknya melupakan mimpi untuk finis di empat besar EPL di akhir musim ini. Apalagi performa mereka juga dinilainya sungguh payah.”Apakah Liverpool benar-benar menyadari mereka punya kesempatan finis di empat besar? Performa (melawan Leicester) ini mengingatkan saya pada sebuah tim yang terjebak di tengah klasemen yang tidak bisa turun dan yang tidak bisa naik lebih tinggi atau masuk ke Eropa atau apa pun,” cetusnya seperti dikutip ESPN.”Itu tidak dapat diterima dan ini adalah sebuah performa yang jelek dari Liverpool seperti yang telah Anda lihat di sepanjang musim,” tandasnya.Usai bermain melawan Leicester, Liverpool akan dihadapkan pada partai sulit. Mereka dijadwalkan untuk menjamu Arsenal di Anfield pada 5 Maret mendatang. (espn/dim)

cn-liqing.com game judi online Sumber: Merdeka.com