Carlo Ancelotti Beber Kebiasaan Aneh Silvio Berlusconi di Milan

Bagi Ancelotti, ia sangat bersyukur pernah punya presiden klub seperti Silvio Berlusconi yang punya kebiasaan cukup aneh namun bermanfaat. Yakni, Berlusconi hanya memberikan kritik kepada tim ketika mereka bermain bagus!
Ancelotti memang bisa dikatakan sebagai salah satu pelatih terbaik yang pernah dimiliki Milan. Selama bermukim di San Siro sebagai pelatih pada tahun 2001-2009, ada banyak gelar yang bisa ia persembahkan. Sebut saja seperti dua gelar Liga Champions, satu scudetto, dua gelar Piala Super Eropa, satu trofi dari Piala Dunia Antar Klub, satu Coppa Italia, dan satu lagi dari Piala Super Italia.
Hal terindah soal Berlusconi adalah ia hanya bersikap kritis kepada saya setelah pertandingan dimana kami bermain bagus. Ia selalu mencoba untuk memberikan ide baru kepada kami. Tapi ketika kami kalah, ia berujar jangan khawatir, kami mendukung kalian, kami percaya pada kalian. Dan ketika kami bermasalah, ia tidak pernah memperkeruh suasana, sebut Ancelotti.
Ia selalu senang untuk ikut campur urusan di tim, tapi ia melakukannya disaat yang tepat. Berlusconi adalah sosok yang hebat dalam hal memotivasi pemain, tidak sama seperti presiden tim lain yang pernah mempekerjakan saya. Mereka hanya mengkritik ketika kamu melakukan kesalahan yang membuat segalanya menjadi lebih sulit bagi pelatih.
Dalam sejarahnya, Ancelotti sejauh ini sudah melatih delapan klub berbeda. Mereka adalah Reggiana (1995-1996), Parma (1996-1998), Juventus (1999-2001), Milan (2001-2009), Chelsea (2009-2011), PSG (2011-2013), Real Madrid (2013-2015), dan kemudian membesut Bayern.
Sementara semasa menjadi pemain, tercatat hanya tiga tim yang pernah dibela Ancelotti. Mereka adalah Parma (1976-1979), Roma (1979-1987), dan Milan (1987-1992).

cn-liqing.com data togel sgp Sumber: Sidomi