Ricky Yacobi Kaget Jumlah Gol Kekalahan Indonesia

Bola Online , Jakarta – Tragedi kekalahan tim nasional Indonesia 10-0 oleh Bahrain direspons Ricky Yacobi. Mantan pemain timnas era 1980-an itu mengatakan dia tidak terkejut pasukan Garuda kalah telak 10-0. Dia mengaku sudah memprediksi kekalahan itu sejak awal. “Melihat persiapan yang kurang dan pemilihan pemain, sebagai mantan pemain saya tidak terkejut. Yang mengejutkan, jumlah golnya,” kata Ricky saat dihubungi Tempo, Kamis 1 Maret 2012. Menurut Ricky, persiapan menjelang pertandingan terlalu singkat ditambah lagi pemain Indonesia Super League (ISL) tidak boleh main. “Pemain yang tampil kematangannya kurang. Apalagi main di kandang lawan, pasti beban mentalnya berat,” kata pemain yang pernah dua kali turut mempersembahkan medali emas SEA Games 1987 dan 1991 itu. Ricky memaklumi kekalahan tim nasional. “Sudah persiapan singkat, yang dilawan adalah tim Bahrain yang memang sudah solid,” ujar pemain yang pernah tampil di Asian Games 1986 di Korea Selatan itu. Mantan direktur pembinaan usia muda PSSI itu menyarankan agar pengurus PSSI lebih berkonsentrasi untuk mempersiapkan regenerasi pemain tim nasional. Kekalahan telak dari Bahrain, kata dia, menjadi bukti kurangnya persiapan regenerasi. “Perbaiki pembinaan, pikir calon regenerasinya, nggak usah mikir tim senior,” ujarnya. Mengenai tindakan PSSI dengan menyalahkan wasit Andre El Haddad dan mengirim protes ke Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), menurut Ricky, tidak perlu. “Setiap wasit tidak akan luput dari kesalahan, tidak usah dipermasalahkan,” katanya. Pada pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia Grup E di Stadion Nasional Manama, Rabu malam 29 Februari 2012, wasit Andre menghukum penjaga gawang Indonesia Samsidar dan pelatih Aji Santoso. Wasit juga menghadiahi tuan rumah dengan empat tendangan penalti. RINA WIDIASTUTI

Sumber: Tempo.co