Kurs Rupiah Berbalik Menguat ke 13.028/US$

Kurs rupiah hari ini dibuka melemah tipis dan berbalik menguat 0,03%. Solopos.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis 0,02% atau 3 poin ke 13.035/US$ pada perdagangan hari ini, Rabu (12/10/2016). Namun, kemudian pergerakannya berbalik menguat meski tipis sebesar 0,03% atau 4 poin ke 13.028/US$. Sebelumnya, rupiah ditutup terdepresiasi 55 poin atau 0,42% dan kembali menyentuh level Rp13.032/US$ setelah diperdagangkan pada kisaran Rp12.978 –Rp13.044/US$. Pelemahan rupiah sejalan dengan mata uang lainnya di Asia yang juga melemah menyusul menguatnya dolar AS di tengah meningkatnya probabilitas kenaikan suku bunga The Fed. Indeks dolar AS terpantau menguat 0,28% atau 0,276 poin ke level 97,205 pada pukul 16.16 WIB. Seperti dilansir Bloomberg , Rabu, pergerakan dolar menguat pada hari kedua di saat para pedagang meningkatkan prediksi bank sentral AS Federal Reserve akan menaikkan tingkat suku bunga acuannya tahun ini. Di sisi lain, lonjakan pada harga minyak yang mendorong imbal hasil obligasi serta spekulasi kemenangan kandidat Presiden AS Partai Demokratik Hillary Clinton terhadap rivalnya Donald Trump dalam putaran kedua debat calon Presiden AS kemarin telah turut mendukung pergerakan dolar. Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed tahun ini menanjak menjadi 68%, kenaikan terbesar sejak Juni 2016. “Dolar telah naik terdorong ekspektasi kenaikan suku bunga pada Desember seiring meningkatnya kemungkinan Clinton sebagai Presiden serta menguatnya harga minyak,” jelas ahli strategi mata uang National Australia Bank Ltd, Rodrigo Catril. Dolar Singapura terpantau melemah 0,33%, ringgit Malaysia melemah 0,61%, peso Filipina melemah 0,74%, sedangkan baht Thailand melemah 0,47%. lowongan kerja lowongan kerja Toko Solopos.com, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Sumber: Solopos